Organisasi Islam di Dunia

Setelah Allah SWT. menciptakan bumi, langit, dan malaikat, Allah berkehendak untuk menciptakan makhluk lain yang nantinya akan dipercaya menghuni, mengisi, serta memelihara bumi tempat tinggalnya. Saat Allah mengabari para malaikat akan kehendak-Nya untuk menciptakan manusia, mereka khawatir makhluk tersebut nantinya akan membangkang terhadap ketentuan-Nya dan melakukan kerusakan di muka bumi. Berkatalah para malaikat kepada Allah:

Organisasi Konferensi Islam (OKI)
OKI atau Organization of the Islamic Conference (OIC) adalah organisasi antar pemerintah yang terdiri dari 57 negara. OKI dibentuk pada tanggal 25 September 1969, didahului oleh Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama di negara-negara Islam di Rabat, Maroko yang membahas aksi perusakan Masjidilaksa oleh Zionis Israel pada 21 Agustus 1969. Pembentukan OKI dilatarbelakangi oleh tiga faktor, yaitu mengautnya gagasan pan-islamisme sebagai reaksi terhadap dominasi politik dan ekonomi Barat, menguatnya paham sekularisme dan konflik Arab-Israel. Tujuan OKI adalah memperkuat solidaritas Islam; kerjasama di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan ilmu pengetahuan, meningkatkan harga diri, kemerdekaan dan hak kaum muslim, menyatukan pandangan untuk menyelamatkan al-Quds (Yerusalem); mendukung perjuangan rakyat Palestina; mengeliminasi diskriminasi rasial dan segala bentuk kolonialisme, serta menjalin kerjasama di kalangan negara anggota di berbagai organisasi internasional. Struktur organisasi OKI terdiri dari badan utama, komite khusus, badan subsider dan lembaga otonom
Rabitah al-'Alam al-Islami (Muslim World League)
Organisasi ini disebut juga Liga Dunia Islam. Rabitah al-Alam al-Islami merupakan organisasi internasional non-pemerintah yang tidak berpihak kepada suatu partai atau golongan dan mewakili umat Islam sedunia. Rabitah al-Alam al-Islami didirikan pada 18 Mei 1962 di Mekah, disponsori oleh Raja Faisal danri Arab Saudi. Organisasi ini bertujuan untuk menyampaikan ajaran Islam, menghapuskan kesan yang salah tentang umat Islam, membantu golongan Islam yang tertindas atau minoritas, meningkatkan dakwah dan solidaritas Islam, serta mendukung perdamaian internasional. Kantor perwakilannya ada di Indonesia, Denmark, Malaysia, Congo, Perancis, Mauritus, Mauritania, Senegal, Gabon, Swiss, Trinidad, Yordania, Amerika dan Canada
Bank Pembangunan Islam
Bank Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) adalah lembaga OKKI di bidang kerjasama ekonomi. IDB mmerupakan lembaga keuangan internasional. Pembentukan IDB didahului dengan KTT Menlu negara-negara Islam II di Karachi, Pakistan, pada 1970. Tujuan pendirian IDB adalah untuk meningkatkan pembangunan sosial ekonomi negara anggota OKI dan masyarakat Islam pada umumnya. Anggota IDB berjumlah 54 negara (2003). IDB mempunyai tiga struktur organisasi yaitu Dewan Gubernur (Board of Governors), Dewan Direktur Eksekutif (Board of Executive Directors) dan seorang presiden. Dewan Gubernur adalah pemegang otoritas tertinggi dalam IDB. Setiap negara anggota IDB diwakili seorang gubernur. Dewan Direktur Eksekutif terdiri dari 10 orang. Empat dari anggota merupakan negara pemilik saham terbesar yaitu Arab Saudi, Libya, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Enam anggota lainnya dipilih Dewan Gubernur. Presiden IDB dipilih oleh Dewan Gubernur. Presiden IDB juga merangkap jabatan sebagai Ketua Dewan Direktur Eksekutif.
Table KTT dan Sekjen OKI pada masing-masing periode

KTT OKI keTempatTanggal
IRabat, MarokoSeptember 1969
IILahore, Pakistan22-24 Februari 1974
IIIMekah, Arab Saudi25-28 Januari 1981
IVCasablanca, Maroko16-19 Januari 1984
VKuwait City, Kuwait26-29 Januari 1987
VIDakar, Senegal9-11 Desember 1991
VIIRabat, Maroko13-15 Desember 1994
VIIITeheran, Iran9-11 Desember 1997
IXDoha, Qatar12-13 November 2000
XPutrajaya, Malaysia16-18 Oktober 2003


SEKJEN OKI
1971-1973Tunku Abdul Rahman (Malaysia)
1974-1975Hassan al-Touhami (Mesir)
1975-1979Amadou Karin Gaye (Senegal)
1979-1984Habib Chatty (Tunisia)
1985-1988Syed Sharifuddin Pirzada (Pakistan)
1989-1996Hamid Algabid (Niger)
1997-2000Azeddine Laraki (Maroko)
2001-2004Abdelouahed Belkeziz (Maroko)
2004-2009E. Ikhsan Noglu (Turki)

Referensi
  • Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, Prof. Dr. Abdul Aziz Dahlan, Prof. Dr. Nurcholish Madjid, etc. Ensiklopedi Islam, Penerbit PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 2005.
  • Prof. Dr. Nurcholish Madjid, Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, Dr. Ahmad Qodri Abdillah Azizy, MA, Dr. A. Chaeruddin, SH., etc. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Penerbit PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 2008, Editor : Prof. Dr. Taufik Abdullah, Prof. Dr. M. Quraish Shihab, Prof. Dr. H. Ahmad Sukardja, MA.
  • Sami bin Abdullah bin Ahmad al-Maghluts, Atlas Sejarah Para Nabi dan Rasul, Mendalami Nilai-nilai Kehidupan yang Dijalani Para Utusan Allah, Obeikan Riyadh, Almahira Jakarta, 2008.
  • Dr. Syauqi Abu Khalil, Atlas Al-Quran, Membuktikan Kebenaran Fakta Sejarah yang Disampaikan Al-Qur'an secara Akurat disertai Peta dan Foto, Dar al-Fikr Damaskus, Almahira Jakarta, 2008.
  • Tim DISBINTALAD (Drs. A. Nazri Adlany, Drs. Hanafi Tamam, Drs. A. Faruq Nasution), Al-Quran Terjemah Indonesia, Penerbit PT. Sari Agung, Jakarta, 2004
  • Departemen Agama RI, Yayasan Penyelenggara Penerjemah/Penafsir Al-Quran, Syaamil Al-Quran Terjemah Per-Kata, Syaamil International, 2007.
  • alquran.bahagia.us, keislaman.com, dunia-islam.com, Al-Quran web, PT. Gilland Ganesha, 2008.
  • Muhammad Fu'ad Abdul Baqi, Mutiara Hadist Shahih Bukhari Muslim, PT. Bina Ilmu, 1979.
  • Al-Hafizh Zaki Al-Din 'Abd Al-'Azhum Al Mundziri, Ringkasan Shahih Muslim, Al-Maktab Al-Islami, Beirut, dan PT. Mizan Pustaka, Bandung, 2008.
  • M. Nashiruddin Al-Albani, Ringkasan Shahih Bukhari, Maktabah al-Ma'arif, Riyadh, dan Gema Insani, Jakarta, 2008.
  • Al-Bayan, Shahih Bukhari Muslim, Jabal, Bandung, 2008.
  • Muhammad Nasib Ar-Rifa'i, Kemudahan dari Allah, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Maktabah al-Ma'arif, Riyadh, dan Gema Insani, Jakarta, 1999.

Recent Posts

comments powered by Disqus